Manchester United vs Everton: Duel Seru Berakhir Imbang di Atlanta
Pertempuran Seru dalam Laga Pramusim
Dalam laga uji coba yang berlangsung pada 3 Agustus 2025 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Manchester United dan Everton bermain imbang 2-2 dalam pertandingan yang sarat aksi dan drama. Kedua tim menurunkan kombinasi pemain muda dan senior untuk menguji strategi menjelang musim baru Premier League. Walau berstatus pertandingan persahabatan, tensi di lapangan menunjukkan bahwa tidak ada yang ingin kalah.
Manchester United sempat dua kali unggul, tetapi Everton membalas dengan semangat tinggi. Hasil imbang ini memberi pelajaran penting bagi kedua pelatih, baik dari segi pertahanan maupun konsistensi tim dalam bertahan dan menyerang.
Antony Buka Skor, Everton Tanggapi Cepat

Gol pertama United dicetak oleh Antony, yang memanfaatkan kesalahan lini belakang Everton. Umpan terukur dari lini tengah membebaskan Antony di sisi kanan, dan winger asal Brasil itu menyelesaikannya dengan sepakan kaki kiri khasnya yang menghujam ke tiang jauh.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Everton merespons dengan permainan cepat dan memanfaatkan kelemahan United dalam bertahan. Serangan balik yang terstruktur membuat mereka mampu mencetak gol balasan tak lama kemudian. Skor menjadi 1-1 sebelum turun minum, mencerminkan ketatnya jalannya pertandingan.
Penampilan Forson dan Kembali Disamakan
Memasuki babak kedua, Manchester United kembali unggul lewat pemain muda Omari Forson. Pemain akademi yang sedang naik daun itu menunjukkan ketenangan luar biasa saat menyambut bola di kotak penalti dan menaklukkan kiper Everton dengan tendangan mendatar.
Namun, lagi-lagi Everton membalas. Kali ini dari skema bola mati, mereka berhasil menyamakan kedudukan. Umpan silang dari sisi kanan gagal diantisipasi bek United, dan bola disambut tandukan keras yang tidak mampu dibendung oleh kiper.
Kombinasi Pemain Muda dan Senior Diuji
Manajer Erik ten Hag memberi kesempatan bagi beberapa pemain akademi untuk tampil, termasuk Forson, Mainoo, dan Fernandez. Ketiganya menunjukkan performa menjanjikan. Perpaduan antara pemain muda dan berpengalaman seperti Casemiro, Antony, dan Dalot memberikan dinamika menarik dalam formasi Manchester United.
Di sisi lain, Everton juga memanfaatkan laga ini untuk menilai kedalaman skuad mereka. Nama-nama seperti Jarrad Branthwaite dan Lewis Dobbin tampil cukup solid, memberi sinyal bahwa mereka siap bersaing untuk menit bermain lebih banyak di musim reguler.
Catatan Positif dan Pekerjaan Rumah

Meski hasil imbang bukan tujuan utama, Manchester United bisa mengambil sisi positif dari performa pemain mudanya. Forson tampil mencolok dengan gol dan pergerakan cerdasnya, sementara Mainoo mengontrol tempo permainan di lini tengah. Antony juga terlihat lebih tajam dibandingkan musim lalu, yang menjadi sinyal positif bagi lini serang.
Namun, beberapa kelemahan masih perlu dibenahi. Koordinasi pertahanan United masih rentan terhadap bola-bola silang, dan transisi bertahan kurang solid. David De Gea yang kembali diberi kesempatan tampil, sempat membuat beberapa penyelamatan penting, tetapi organisasi lini belakang belum sepenuhnya solid.
Everton juga menunjukkan daya juang tinggi. Mereka bermain dengan disiplin dan tidak pernah menyerah meski dua kali tertinggal. Hal ini menunjukkan bahwa pelatih mereka telah menanamkan mental kuat di dalam skuad, dan itu menjadi modal berharga untuk kompetisi yang segera dimulai.
Menuju Musim 2025/2026
Hasil 2-2 di Atlanta ini menjadi bagian dari tur pramusim United di Amerika Serikat. Dengan laga kompetitif di depan mata, hasil uji coba seperti ini menjadi bahan evaluasi penting. Erik ten Hag kemungkinan akan merotasi dan memperkuat beberapa sektor berdasarkan temuan selama tur ini.
Sementara itu, Everton akan kembali fokus pada penyempurnaan lini belakang dan efisiensi lini depan. Mereka telah menunjukkan bahwa mereka bukan lawan yang mudah ditaklukkan, bahkan oleh tim sekelas Manchester United.
Secara keseluruhan, pertandingan ini memperlihatkan potensi dan tantangan kedua tim. Jika dimanfaatkan dengan bijak, hasil imbang ini bisa menjadi awal yang baik untuk memulai musim baru dengan lebih matang dan kompetitif.
